Orang Belanda Yang Menyarankan Negara Islam Ke Soekarno

Orang Belanda Yang Menyarankan Negara Islam Ke SoekarnoTRAVESIA.CO.ID – Jika anda masih berfikir Kartosuwiryo yang punya ide negara islam di Indonesia, musti baca ulang deh. Percaya ngga, kalau ada orang Belanda tulis surat ke Bung Karno supaya Indonesia jadi kesultanan islam dan bung jadi sultan pertamanya? Ini orangnya yang tulis surat itu ke si Bung, Wolff Schoemaker, pada intinya ia adalah arsitek Eropa paling terkemuka di Bandung. Wolff Schoemaker lahir di Banyubiru, Jawa Tengah pada tanggal 25 Juli 1882. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di Jawa, ia melanjutkan pendidikan tinggi di Nijmegen, Belanda (1897-1902) sebelum melanjutkan ke akademi militer Breda tahun 1905. Sekembalinya ke Hindia Belanda, Schoemaker memulai karirnya dalam corps Zeni angkatan darat kerajaan Belanda. Di sinilah ia mulai mempraktikan keahliannya dalam bidang arsitektur.

Selama berkarir dalam angkatan Zeni, Schoemaker sempat terlibat dalam pembangunan jalan kereta api dan jaringan telegraf di distrik Priangan Selatan dan Padang (Sumatera Barat). Tahun 1911 ia mengakhiri kariernya di angkatan darat dan beralih profesi sebagai arsitek di dinas pekerjaan umum Gemeente Batavia. Setelah beberapa kali berpindah-pindah kantor. Pada bulan Mei 1918, Schoemaker mendirikan biro arsitek C.P. Schoemaker en Associatie, architecten en ingenieurs bersama adiknya, R.L.A. Schoemaker di Bandung. Pada tahun 1922 Wolff Schoemaker diangkat menjadi guru besar istimewa di bidang sejarah arsitektur dan dekorasi, desain, anggaran dan pembangunan kota di Technische Hogeschool Bandung (THS). Salah satu mahasiswa yang dididik Schoemaker saat itu tidak lain adalah Soekarno. Begitu dekatnya hubungan mereka sehingga Soekarno kerap dipekerjakan sebagai juru gambar untuk beberapa proyek arsitektur yang digarap Schoemaker.

Entah atas motivasi apa, dua tahun setelah pengerjaan buku Cultuur Islam bersama Natsir, Schoemaker memutuskan untuk memasuki agama Islam dan menunaikan haji. Motivasinya melakukan haji pasti berbeda dengan rekan sebangsanya yang bernama Snouck Hurgronje, karena setelah itu Schoemaker menunjukkan sikap tauhid yang bahkan melebihi Soekarno sekalipun. Sejak memasuki Islam, Schoemaker menambahkan nama “Kemal” di belakang namanya. Sehingga lengkapnya menjadi Kemal C.P. Wolff Schoemaker. Perpindahan agama tersebut disertai keseriusan Schoemaker untuk aktif di dunia Islam, ditunjukkan lewat perannya sebagai wakil ketua pada kelompok Western Islamic Association di Bandung. Ia juga mengekspresikan jiwa keislamannya lewat rancangan sebuah Masjid kecil di Nijlandweg Bandung yang dibangun tahun 1933-1934. Sekarang dikenal sebagai Masjid Cipaganti.

Masuknya Schoemaker ke dalam Islam tampaknya sangat dipengaruhi oleh pergaulannya dengan Mohammad Natsir di Bandung. Terbukti lewat pemahaman Islam Schoemaker yang hampir sama Natsir dalam memandang bentuk negara yang terbaik untuk Indonesia. Pasca Kemerdekaan RI, Schoemaker yang tetap menjalin hubungan dengan Soekarno mendesak Presiden RI pertama itu untuk membentuk “Kesultanan Indonesia Islamiyah” dengan Sukarno sebagai pemimpinnya. Usul ini tentu saja tidak digubris Soekarno.

Dalam sebuah kesempatan pertemuan yang diadakan oleh dewan penasihat partai ‘Persatoean Oemmat Islam’, Wolff Schoemaker lagi-lagi mengemukakan alasan persetujuannya terhadap penciptaan Negara Islam Indonesia yang bisa membawa persatuan terhadap negara yang baru merdeka ini. Ia menyatakan bahwa :

“Demokrasi ala Barat ditujukan untuk kelompok masyarakat yang berbeda, yang sebagian budaya dan politik masih terbelakang, benar-benar tidak pantas dalam hubungannya, bahkan bertentangan, dengan tradisi Islam.” Yang merancang vila isola di bandung dan masjid Cipaganti.

Beny Rusmawan

Dapatkan 2 buah buku penelitian Feni Efendi tentang PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI):

Jejak yang Terlupakan

Judul Buku: JEJAK YANG TERLUPAKAN: Menyusuri Jejak Mr. Syafruddin Prawiranegara dalam Menjalankan PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI) pada Masa Agresi Militer Kedua Belanda di Sumatera Tengah

Genre: Catatan Perjalanan

Penerbit: JBS Yogyakarta

Penulis: Feni Efendi

Pemesanan: WA 0812-6772-7161 / HP 0823-8485-2758

 

Selendang Ibu Perdana Menteri

Judul Buku: SELENDANG IBU PERDANA MENTERI

Genre: buku puisi PDRI

Penerbit: JBS Yogyakarta

Penulis: Feni Efendi

Pemesanan: WA 0812-6772-7161 / HP 0823-8485-2758

 

Leave a reply "Orang Belanda Yang Menyarankan Negara Islam Ke Soekarno"