Kisah Raden Saleh yang Mengejek Mahasiwa Belanda

No comment 45 views
Kisah Raden Saleh yang Mengejek Mahasiwa Belanda

Kisah Raden Saleh yang Mengejek Mahasiwa Belanda

TRAVESIA.CO.ID – Saat belajar melukis gaya “Eropa” di Belanda, Raden Saleh Syarif Bustaman pernah membuat rekan rekan sekolahnya panik. Kisahnya saat itu Raden Saleh memulai hari hari belajar melukis di negri kincir angin, banyak rekan sekolah Raden Saleh asal Eropa yang awalnya memandang sebelah mata pada dirinya…

Ada satu kisah lucu yang dilakukan oleh Raden Saleh ini. Saat itu ada ujian melukis bebas, para rekan Raden Saleh asal Belanda lalu melukis bunga. Lukisan bunga yang sangat mirip aslinya itu pun diperlihatkan kepada Raden Saleh. Terbukti, beberapa kumbang serta kupu-kupu terkecoh untuk hinggap di atasnya. Seketika keluar berbagai kalimat ejekan dan cemooh yang ditujukan kepada darah biru itu. Merasa panas dan terhina, diam-diam Raden Saleh menyingkir.

Setelah peristiwa itu, berhari-hari Raden Saleh tak menampakkan dirinya dan membuat teman-temannya cemas. Muncul praduga, pelukis Indonesia itu berbuat nekat karena putus asa.

Segera mereka ke rumahnya dan pintu rumahnya terkunci dari dalam. Pintu pun dibuka paksa dengan didobrak. Tiba-tiba mereka saling jerit. Sesok mayat tampak tergeletak di lantai. Mayat tersebut adalah Raden Saleh yang berlumuran darah.

Suasana saat itu menjadi hening, mereka tidak percaya Raden Saleh mengambil tindakan gegabah dengan mengakhiri hidupnya hanya karena diejek. Dalam suasana panik itu, Raden Saleh muncul dari balik pintu lain yang langsung mengagetkan teman-temannya. Mereka tidak habis fikir kenapa ada dua Raden Saleh.

“Lukisan kalian hanya mengelabui kumbang dan kupu-kupu, tetapi gambar saya bisa menipu manusia”, ujar Raden Saleh sambil tersenyum. Para pelukis muda Belanda itu pun kemudian pergi.

Itulah salah satu pengalaman menarik Raden Saleh sebagai cermin kemampuannya.

Sumber: Majalah Instisari Terbitan 1985

Oleh Beny Rusmawan

Leave a reply "Kisah Raden Saleh yang Mengejek Mahasiwa Belanda"