Peristiwa Sebelum Krawang Jatuh Ke Belanda

No comment 54 views
Peristiwa Sebelum Krawang Jatuh Ke Belanda

Peristiwa Sebelum Krawang Jatuh Ke Belanda

TRAVESIA.CO.ID – Pagi itu di pinggir Kota Krawang suasana sepi, penduduk sekitar sudah diminta mengungsi. Di Jembatan Gedunggede seperti mati! Tak ada aktifitas yang terjadi di atas jembatan yang melintas di atas Sungai Citarum.

Pagi terik itu makin membuat tegang susasana, saat suara kendaraan mendekat, pasukan TNI yang berjaga di sisi timur jembatan Gedunggede makin waspada! Saat suara makin jelas terdengar, Kapten Samsuar L. Tobing sudah menarik tali picu bahan peledak yang dari semalam di pasang anak buahnya…

Keringatnya sudah membasahi seluruh bajunya tapi Jembatan Gedunggede tidak meledak! Cepat ia memerintahkan 2 orang anak buahnya untuk memeriksa kabel picu bahan peledak yang sudah terpasang. Bergegas kedua anak buah sang kapten ini menuju jembatan yang akan menunju pusat kota Krawang. Namun baru saja berlari sembari mengendap.

Dor!…dor!!…. suara dua kali tembakan terdengar dari seberang sungai, kedua anak buahnya jatuh tersungkur! Penembak jitu! Terdengar tembakan berikutnya namun sang kapten memerintahkan satu lagi anak buahnya menuju Jembatan Gedunggede. Kembali terdengar letusan senjata dari sebarang Sungai Citarum dan anggota TNI ini gugur.

Kapten Samsuar L. Tobing beranjak hendak berdiri! “lindungi saya, arah tembakan dari sebrang!” perintahnya pada anak buahnya.

” Jangan pak, kita belum tahu posisi tembakan dari mana” cegah anak buahnya. Namun sang kapten asal Sumatra Utara ini nekat, ia tetap berlari sembari menghindar peluru musuh. Anak buahnya memberi tembakan perlindungan, sampai sang komadan sampai di tepi jembatan. Sesaat akan memeriksa tiba tiba.

Bluuuaaaarrr!!!!!…. Ledakan keras mortir! Tak jauh dari tempatnya berdiri, terpental sang kapten walau tak terkana ledakan. Cepat ia balik ke garis pertahanan TNI yang terletak di ujung jembatan Gedunggede itu..

Dan berikutnya hujan mortir dan altileri di tembakan ke arah posisi pertahan TNI di Krawang, Kapten Samsuar memerintahkan pasukannya mundur karena melihat situasi tak menguntungkan pasukan TNI. Kapten Samsuar mundur ke arah kota Krawang dan konsolidasi dengan unit lain di dalam kota.

Info bahwa pasukan Belanda sudah melewati Cikarang sudah diterima pihak TNI, ya Tentara Belanda kemarin lusa sudah menembus pertahanan TNI di Lemah Abang Cikarang hanya tinggal menunggu waktu saja mereka menuju ke Krawang.

TNI memutuskan membumi hanguskan Jembatan Gedunggede agar pasukan Belanda tertahan. Tugas itu diserahkan Kapten Samsuar L. Tobing. Segera malam hari ia dan pasukannya memasang bahan peledak di bawah jembatan setalah itu membuat garis pertahanan di sebelah timur jembatan.

Saat pagi datang pasukan TNI yang sudah berjaga dari semalam rupanya kecolongan! Bahan peledak yang sudah dipasang itu rupanya diputus oleh anggota HAMOT yang diam- diam saat malam melakukan sabotase itu. Maka jembatan itu tidak meledak. Sedikit kisah saat Krawang jatuh 23 Juli 1947

Sumber Buku Siliwangi dari Masa ke Masa

Beny Rusmawan

Dapatkan 2 buah buku penelitian Feni Efendi tentang PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI):

Jejak yang Terlupakan

Judul Buku: JEJAK YANG TERLUPAKAN: Menyusuri Jejak Mr. Syafruddin Prawiranegara dalam Menjalankan PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI) pada Masa Agresi Militer Kedua Belanda di Sumatera Tengah

Genre: Catatan Perjalanan

Penerbit: JBS Yogyakarta

Penulis: Feni Efendi

Pemesanan: WA 0812-6772-7161 / HP 0823-8485-2758

 

Selendang Ibu Perdana Menteri

Judul Buku: SELENDANG IBU PERDANA MENTERI

Genre: buku puisi PDRI

Penerbit: JBS Yogyakarta

Penulis: Feni Efendi

Pemesanan: WA 0812-6772-7161 / HP 0823-8485-2758

Leave a reply "Peristiwa Sebelum Krawang Jatuh Ke Belanda"