Kisah Haru Sebelum Kepergian Jenderal Soedirman ke Yogyakarta

Kisah Haru Sebelum Kepergian Jenderal Soedirman ke Yogyakarta

Kisah Haru Sebelum Kepergian Jenderal Soedirman ke Yogyakarta

TRAVESIA.CO.ID – Suasana di halaman pendopo balai dusun sobo itu sudah ramai. Penduduk sekitar desa maupun dari lain desa sekitar sudah banyak berkumpul. Mereka memang hendak melepas kepergian sang Panglima Besar Soedirman yang akan kembali ke Ibu Kota Jogjakarta.

Banyak yang bersedih karena kepergian bapak Tentara itu dari desa mereka, terlihat banyak ibu ibu yang meneteskan air mata bahkan para bapak bapak. Mereka bangga bahwa desa mereka dijadikan Markas pak Dirman. Sudah beberapa bulan ini pak Dirman menetap di rumah Lurah itu. Berat rasanya berpisah dengan “pa’de” panggilan pak Dirman.

Pasukan penjemput Panglima Besar ini sudah menunggu. Mereka sudah bersiap siap dari kemarin untuk perjalanan pak Dirman kembali ke Yogyakarta. Bahkan pak Dirman sendiri dari subuh itu lama di kamarnya dan minta pada Pak Soepardjo Roestam agar tidak diganggu. Setelah matahari beranjak siang, Pak Dirman keluar kamar dan menuju rumah limasan atau pendopo.

Banyak penduduk yang hendak menyalami beliau. Hampir payah para penjaga untuk mengatur agar mereka tertib. Pak Dirman sendiri melayani penduduk itu dengan sabar. Mata beliau menoleh ke kanan dan kiri seperti mencari sesuatu sampai akhirnya ia bertanya pada ajudannya kemana pemilik rumah itu.

Beberapa anggota pasukan menunjuk ke arah pojok pendopo yang ditunjuk hanya termangu dan nyaris tak bisa menahan tangis. Pak Dirman menghampiri ibu itu seraya berujar dengan perlahan mengucapkan.

“Sampun nggeh mbok. Kulo nyuwun pamit” menggemit tangan sang ibu pemilik rumah yang 3 bulan ini ia pinjam itu. Sang ibu itu tak kuasa menahan tangis. Ia hendak bersimpuh di hadapan Panglima Besar Soedirman itu andai saja Panglima itu tak melarang mungkin sudah ia lakukan.

“mpun.. mpun… matur suwun sanget nggeh” ujar pak Dirman sambil menahan haru. Entah siapa yang memulai, sebelum berangkat para penduduk dan pasukan pak Dirman diminta photo bareng. Inilah photo itu. Sekelumit perjalanan gerilya pak Dirman.

Beny Rusmawan

 

Leave a reply "Kisah Haru Sebelum Kepergian Jenderal Soedirman ke Yogyakarta"