Otto Iskandar Dinata, Hilangnya Si Jalak Harupat

No comment 41 views
R. Otto Iskandar Dinata, Hilangnya Si Jalak Harupat

R. Otto Iskandar Dinata

TRAVESIA.CO.ID – Mentri Negara adalah korban penculikan pertama bermuatan politis sejak Indonesia merdeka pada tanggal 20 Desember 1945, R. Otto Iskandar di Nata dibunuh di Pesisir Mauk–tempat ini diyakini sebagai Pantai Ketapang, Mauk–oleh sekawanan yang menyebut kelompok Lasykar Hitam. Aca, salah seorang anggota kelompok Lasykar Hitam yang melakukan eksekusi pembunuhan itu. Peristiwa yang menimpa R.Otto Iskandar di Nata tersebut berawal dari datangnya surat telegram dari Jakarta pada awal Desember 1945 kepada R.Otto Iskandara di Nata yang saat itu sedang berada di Bandung. Telegram tersebut menyebutkan, R.Otto Iskandar di Nata diminta datang ke Jakarta untuk menghadap pemerintah pusat.

Kenyataannya, pemerintah pusat saat itu tak pernah meminta R.Otto Iskandar di Nata untuk menghadap. R.Otto Iskandar di Nata yang saat itu tengah berada di rumahnya di Jalan Kapas, Nomor 2, Jakarta, diculik oleh kelompok Lasykar Hitam. Kelompok Lasykar Hitam yang melakukan penculikan terhadap R.Otto Iskandar di Nata tersebut terdiri dari Mujitaba, berasal dari Teluk Naga; Usman, berasal dari Kampung Bayur; Lamping, Mukri, dan Enjon yang berasal dari Sepatan. Menurut penuturan mereka, setelah diculik dari rumahnya, R.Otto Iskandar di Nata ditahan di Tanah Tinggi, Kota Tangerang selama lima hari (10-15 Desember 1945). Dari tanah tinggi R.Otto Iskandar di Nata kemudian dipindahkan ke Mauk, hingga akhirnya dieksekusi pada 20 Desember 1945.

Hingga saat ini, motif sesungguhnya dari penculikan dan pembunuhan terhadap R.Otto Iskandar di Nata masih menjadi misteri dan belum terkuak secara jelas. Dilihat dari konteks arena perjuangan R.Otto Iskandar di Nata, sejarah Tangerang, dan suasana revolusi kemerdekaan Indonesia, sikap dan langkah R.Otto Iskandar di Nata tidak berhubungan langsung dengan daerah Tangerang. Karenanya, sangat tidak mungkin masyarakat Tangerang memiliki dendam terhadap R.Otto Iskandar di Nata. Yang paling memungkinkan, inisiatif penculikan dan pembunuhan terhadap R.Otto Iskandar di Nata itu, dilakukan oleh pihak tertentu dari kalangan pemimpin perjuangan Indonesia sendiri yang menaruh curiga dan khawatir serta menilai R.Otto Iskandar di Nata sebagai sosok berbahaya bagi kepentingan diri dan kelompok mereka dalam lingkungan pemerintahan Republik Indonesia masa itu dan masa mendatang.

Beny Rusmawan

Dapatkan 2 buah buku penelitian Feni Efendi tentang PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI):

Jejak yang Terlupakan

Judul Buku: JEJAK YANG TERLUPAKAN: Menyusuri Jejak Mr. Syafruddin Prawiranegara dalam Menjalankan PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI) pada Masa Agresi Militer Kedua Belanda di Sumatera Tengah

Genre: Catatan Perjalanan

Penerbit: JBS Yogyakarta

Penulis: Feni Efendi

Pemesanan: WA 0812-6772-7161 / HP 0823-8485-2758

 

Selendang Ibu Perdana Menteri

Judul Buku: SELENDANG IBU PERDANA MENTERI

Genre: buku puisi PDRI

Penerbit: JBS Yogyakarta

Penulis: Feni Efendi

Pemesanan: WA 0812-6772-7161 / HP 0823-8485-2758

Leave a reply "Otto Iskandar Dinata, Hilangnya Si Jalak Harupat"