Perjalanan ke Malaka yang Dulu Didirikan Oleh Parameswara

Perjalanan ke Malaka yang Dulu Didirikan Oleh Parameswara(1)

Perjalanan ke Malaka yang Dulu Didirikan Oleh Parameswara

TRAVESIA – Saya menyimpan ini di dalam ingatan. Saat itu tahun 2003. Menyeberangi Selat Malaka dari Dumai menuju Malaka pada pagi hari menjelang siang. Tidak ada ombak tinggi sebagaimana yang saya bayangkan. Hanya saja ombak-ombak kecil yang terkena cahaya matahari yang mengingatkan saya pada Portugis, Stamford Raflesh ataupun Hang Tuah dan Hang Jebat.

Sebelum memasuki kota Malaka, kapal speedboat akan memasuki teluk tempat muaranya Sungai Malaka. Mulai dari sini kita turun dan berganti dengan kapal yang lebih kecil. Lalu kapal itu memasuki sungai hingga sampai ke kantor imigrasi. Namun hal penting di dalam perjalanan ini adalah sejarah yang pernah hidup di kota kecil ini yaitu Kerajaan Malaka.

Berdirinya Kerajaan Malaka sangat berkait erat dengan keruntuhan Kerajaan Sriwijaya setelah diserang oleh Kerajaan Majapahit pada akhir tahun 1300-an, maka Parameswara, anak raja Sriwijaya melarikan diri ke Tumasik (Singapura) dan mendirikan kerajaan melayu di sana. Namun karena sering diserang oleh kerajaan Siam dan yang di Jawa, lalu Parameswara pun berpindah tempat untuk mencari lokasi kerajaan yang baru.

Selama dalam pencarian, Parameswara bertemu dengan Teluk Malaka dan suku Orang Laut. Dan di tepian teluk ini Parameswara mendirikan Kerajaan Malaka sekitar tahun 1400 M. Ada pun tentang Orang Laut ini telah mendiami Selat Malaka sejak ribuan tahun sebelum masehi. Mereka hidup di kapal (kajang) yang berukuran 1,5 meter x 5 meter dan hampir seluruh kegiatan hidupnya dilakukan di perahu.

Dan atas lobi Parameswara, ia berhasil membawa Suku Orang Laut menjadi pendukung dan pengaman perairan kerajaannya. Dengan adanya suku Orang Laut ini maka perairan dagang di Selat Malaka menjadi aman. Mereka akan memandu kapal-kapal dagang sampai selamat menuju teluk Malaka. Begitu juga dengan kehadiran perompak dan penjajah seperti orang-orang Eropa, maka Orang Suku Laut akan mengusir perompak itu dan juga akan melakukan perompakan kepada kapal-kapal orang Eropa yang tidak beritikad baik.

Selain berhasil membuat Orang Laut berpihak kepada Kerajaan Malaka, Parameswara juga berhasil melobi Kekhasiran China, Dinasti Ming, untuk melindungi Kerajaan Malaka dengan cara membayar upeti rutin kepada kekaisaran Tiongkok pada masa itu. Sehingga Kerajaan Malaka bebas dari ancaman dan serangan dari Siam ataun dari Pulau Jawa. Dengan adanya jaminan keamanan perdagangan di jalur Selat Malaka, maka Kerajaan Malaka menjadi pintu gerbang perdangan di Nusantara.

Insya allah bersambung …

Leave a reply "Perjalanan ke Malaka yang Dulu Didirikan Oleh Parameswara"