Operasi Karawang 1947 – Saat Sesama Tentara Saling Menghargai

Operasi Karawang 1947

Operasi Karawang 1947

TRAVESIA.CO.ID – Pernah dengar bahwa sesama tentara saling menghargai sekalipun dalam perang? “Ik ben van plan mijn grondgebied te ontruimen, ik zal uw mannelijke houding waarderen wanneer ik in mijn omgeving ben...”

Itu adalah telegram dari letnan Kolonel Sidik Brotoatmojo selalu komandan Resimen Purwakarta kepada komandan Devisi 3 Resimen Belanda yang menguasai wilayah Jawa Barat, General majoor Dürst Britt yang bila di artikan dalam bahasa Indonesia adalah “Saya berencana membersihkan wilayah saya, saya akan sangat menghargai sikap jantan anda saat saya berada di wilayah anda”

Yang di maksud membersihkan di sini adalah dalam rangka membersihkan laskar laskar sisa sisa Laskar Rakyat Jakarta Raya yang masih sebagian besar menguasai wilayah Karawang dan Cikampek.

Setelah terjadinya penculikan kepada komandan Resimen Tjikampek Letnan Kolonel Soeroto Koento dan Perwira Staffnya Mayor Adel Sofyan, ketegangan antara TNI dan laskar semakin meruncing.

Kolonel Nasution sebagai komandan Divisi Siliwangi yakin anak buahnya itu di culik dan di bunuh laskar yang berada di seputar Karawang. Maka dengan tegas Nasution memerintahkan pada letkol Sidik Brotoatmojo untuk menumpas semua sisa laskar yang masih ada di wilayah Karawang, Cibarusah sampai Cikampek.

Telegram yang si tulis pada komandan Belanda yg berada di Bogor di maksudkan agar pasukan Belanda tidak ikut campur jika pasukan TNI memasuki wilayah Cibarusah untuk menumpas sisa laskar dengan nama Operasi Karawang.

Operasi penumpasan sisa laskar ini di mulai tanggal 19 april 1947 dan berhasil menguasai kota Karawang sebagai penutup operasi tanggal 26 April 1947.

Sumber Buku Para Jago dan Kaum Revolusioner Jakarta 1945 – 1949, Robert Cribb

Photo ini adalah General Majoor Dürst Britt saat menginspeksi pasukan Belanda di Sukabumi

Sumber buku Demi Sang Merah Putih, Alex Evert Kawilarang

Oleh Beny Rusmawan

Leave a reply "Operasi Karawang 1947 – Saat Sesama Tentara Saling Menghargai"