Amelia Yani dan Anhar Gonggong Panutan Melewati Masa Kelam

Amelia Yani dan Anhar Gonggong Panutan Melewati Masa Kelam

Amelia Yani dan Anhar Gonggong

TRAVESIA.CO.ID – Kedua tokoh buat saya adalah panutan dalam melewati masa kelam dalam sejarah hidup mereka. Keduanya melewati masa masa sulit dan nyaris gagal melawan dan melewati kejadian yang membuat hidup mereka berubah 180 derajat! Dan belum tentu kita mampu melewatinya.

Ibu Amelia Yani adalah putri Pahlawan Revolusi Jendral TNI Ahmad Yani. Saat peristiwa horror itu terjadi, ibu Amelia masih remaja. Beliau menyaksikan sendiri ayahnya diseret dengan 1 tangan oleh tentara yang harusnya menghormati beliau.

Bisa kita bayangkan seperti apa perasaan ibu Amelia saat itu. Benci! Marah! Sedih bercampur jadi satu. Bukan hal yang mudah bagi beliau untuk bisa melupakan dan berdamai dengan waktu. Dan ibu Amelia Yani bisa melewati itu semua. Ibu yang saat ini menjabat Duta Besar Indonesia untuk Bosnia malah membentuk yayasan dengan anak anak bekas petinggi PKI.

Bagaimana dengan Om Anhar Gonggong?.

Guru Besar Universitas Indonesia ini malah sempat dibenci keluarga besar beliau karena saat pemerintah Belanda akan membayar konpensasi atas pembantaian warga Makassar yang dieksekusi anak buah Westerling, Om Anhar malah tidak setuju pengajuan ganti rugi tersebut!

“Uang tak akan mengembalikan Ayah, paman dan kakak saya yang mati tertembak, saya sudah ikhlas,” itu kata om Anhar yang ayah, paman dan kakaknya mati dibedil Belanda. Sedang kita yang hanya membaca buku baru sebaris dua atau malah gara-gara politik praktis malah mau “saling” bunuh sesama anak bangsa? Sekedar belajar sejarah.

Oleh Beny Rusmawan

Leave a reply "Amelia Yani dan Anhar Gonggong Panutan Melewati Masa Kelam"