10 Jenis Sate di Berbagai Tempat di Nusantara yang Patut Kamu Coba

oleh -111 views
10 Jenis Sate di Berbagai Tempat di Nusantara yang Patut Kamu Coba
credit image @blogbacatulis.com
10 Jenis Sate di Berbagai Tempat di Nusantara yang Patut Kamu Coba
credit image @blogbacatulis.com

TRAVESIA.CO.ID – Indonesia adalah negeri yang kaya akan rempah dan bumbu masaknya. Maka biasa sekali, jika Rendang berada di peringkat pertama dalam World’s 50 Most Delicious Foods yang digelar oleh CNN International. Karena selain Rendang, Indonesia juga memiliki makanan khasnya yaitu sate. Ulasan kali ini kita akan membahas sate apa saja sih yang ada di Indonesia? Inilah dia sepuluh daftar sate Nusantara.

 

1. Sate Kere, Solo

Sate makanan khas Solo ini yang terbuat dari tempe gambus yaitu tempe yang dibuat dari ampas tahu. Selain tempe, bahan dasar pembuatan sate ini juga menggunakan jeroan sapi seperti paru dan usus sapi. Bumbunya menggunakan bumbu kacang seperti pada umumnya.

Lalu kenapa dinamakan sate kere? Menurut sejarah, ternyata sate kere ini dibuat oleh orang-orang miskin jaman dahulu sebagai perlawanan kaum borju yang mencitrakan kalau orang-orang kelas bawah terlalu sayang untuk membeli setusuk sate. Makanya dibuat dengan tempe gambus yang hampir mirip dengan sate berbahan daging.

 

2. Sate Bulayak, Lombok

Keunikan dari sate ini adalah lontong berbentuk panjang yang dinamakan bulayak. Dibaluti dengan daun aren sehingga membuat aromanya terasa sedap. Sebagai pelengap bulayak, maka disajikan sate yang terbuat dari daging atau jeroan, dilumuri dengan bumbu yang terbuat dari kacang, santan dan beberapa rempah-rempah lainnya seperti bawang, ketumbar, cabai dan jintan. Maka dari itu dinamakan sate bulayak yang khas dengan rasa pedasnya.

3. Sate Lilit, Bali

Sate lilit merupakan sate yang berbahan dasar daging, diolah dengan cara dilumatkan, dicampur bumbu-bumbu, lalu dikepalkan pada batang serai agar aromanya semakin kuat ketika sate dibakar. Itulah keunikan dari sate lilit, bahannya juga beragam mulai dari daging, ayam, sapi, kambing, babi bahkan dari ikan tuna. Biasanya sate lilit dijadikan sebagai pelengkap dari Nasi Campur Bali yang khas lagi menggiurkan.

4. Sate Susu, Denpasar

Sate yang satu ini terbilang unik, siapa yang tidak menyangka kalau sate ini berasal dari puting susu sapi. Rasanya memiliki khas sendiri seperti kenyal di mulut seperti memakan keju. Tapi benar-benar nikmat karena dicampuri bumbu pedas. Namun, sate susu ternyata diincar banyak pelanggan, khususnya warga Denpasar karena sayangnya sate susu hanya dijual pas bulan Ramadhan saja. Sebagian besar penjualnya berasal dari warga muslim yang tinggal di kampung jawa, Denpasar.

5. Sate Ambal, Kebumen

Yang membedakan sate ini dengan yang lainnya adalah bumbunya yang terbuat dari tempe yang dihaluskan dengan bawang putih, bawang merah, cabai merah keriting, garam, dan gula merah.

Sehingga bumbunya terasa seperti rasa tempe. Untuk bahannya sama seperti pada umumnya yaitu dari daging ayam, kambing, ataupun sapi. Sate Ambal sangat cocok dinikmati dengan lontong dan sop ayam.

 

6. Sate Gebug, Malang

Sate khas malang ini merupakan sate legendaris yang cita rasanya terjaga sejak tahun 1920. Sesuai namanya, bahan sate ini adalah daging sapi yang pengolahannya dengan cara digebuk (ditumbuk). Sate ini tidak lagi disajikan dengan bumbu kacang atau kecap seperti pada umumnya karena saat diolah, sate Gebug ini sudah ditaburi berbagai macam rempah sehingga ketika dibakar aroma rempahnya kuat apalagi saat dimakan. Pasti menggiurkan dengan tekstur dagingnya yang lembut lagi lezat.

7. Sate Klatak, Jogja

Bagi anda yang ingin ke Jogja, maka diharuskan mencicipi sate kebanggaan rakyat yang dinamakan sate Klatak. Sate yang berasal dari bahan daging kambing, dipotong kecil-kecil dan akhirnya ditusuk dengan menggunakan jeruji besi sepeda. Jeruji besi sepeda? Ya.. Jangan heran, tujuannya agar daging bisa meresap sampai ke dalam daging.

Selain itu, sate ini juga unik karena tidak bercampur bumbu kecap ataupun bumbu sambal kacang, tapi sate Klatak ini hanya ditaburi garam dan sedikit ketumbar. Cara makannya juga dihidangkan bersama kuah gulai yang kuning, jadi satenya disiram dengan kuah gulai agar aroma daginnya semakin terasa seperti gulai ala sate. Benar-benar juara!

8. Sate Blora

Jika mendengar nama Blora, pasti sudah tidak asing lagi dengan kuliner satenya. Memang diakui sate Blora enak dan lezat. Bahannya berasal dari daging ayam dan kambing yang dipotong kecil-kecil. Namun yang bikin menggiurkan adalah kuah karinya yang dihidangkan sebagai pelengkap dengan nasi maupun lontong.

Selain itu, jika anda makan di Blora, maka sate Blora akan dihidangkan sebanyak mungkin dan anda tinggal mengambilnya bebas, tapi di akhir tusuk satenya akan dihitung, jadi sistemnya ‘maka dahulu, bayar belakangan’.

 

9. Sate Madura

Nah, kalau yang sate ini semua orang mungkin sudah pernah mencobanya. Memang sate Madura adalah sate yang khas dengan bumbu kacangnya yang halus petis dan sedikit bawang merah. Cara memanggangnya dengan api dari batok kelapa yang dihanguskan lebih dulu yang disebut dengan arang batok kelapa. Seringkali arang pembakaran sate ini sering ditaburi dengan jeruk limau agar aroma sate kuat bercampur agak asam, asin dan manis. Sate Madura sangat spesialis dalam urusan daging ayam, walaupun ada juga yang menjual daging kambing. Tapi rasanya tetap beda dan khas dibandingkan sate pada umumnya.

 

10. Sate Maranggi, Purwakarta

Satu lagi jawara sate Indonesia yang ternyata juga diminati orang luar negeri, yaitu Sate Maranggi. Sate Maranggi sangat spesialis dengan dagin kambingnya. Yang membedakan antara sate Maranggi dengan sate lainnya adalah proses perendaman daging dalam bumbu (marination), sebelum dibuat menjadi sate dan dimasak. Karena proses pembumbuan inilah, maka Sate Maranggi disajikan tanpa saus pendamping.

Rasa sate Maranggi terbilang beda dari sate pada umumnya, tekstur dagingnya lembut dan aroma bumbu rempahnya juga terasa sampai ke ujung lidah. Hal tersebut karena berasal dari proses marination. Sampai saking lezatnya, sate Maranggi menjadi hidangan makan siang para CEO di Korea Selatan ketika bapak Presiden Jokowi melakukan dinas di sana.

11. Sate Padang

Dan yang terakhir adalah sate Padang, sate yang paling disukai banyak golongan karena kekayaan rempah yang terkandung di bumbunya. Sate Padang terbuat dari daging sapi yang dipotong kecil-kecil, terkadang juga dicampuri, jeroan, lidah, usus, paru dan jantung. Tapi yang menjadi ciri khasnya adalah bumbu rempahnya yang benar-benar terasa. Sate Padang cukup dapat merepresentasikan karakteristik umum hidangan tradisional Minangkabau. Aroma rempah yang kuat pada kuah sate Padang mencerminkan kelihaian orang Minang dalam mengolah bumbu. Pokoknya, the best sate Indonesia bisa dibilang adalah sate padang.

copyrigh @ulinulin.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.