Eksistensi Penyair Perempuan dan Pengaruh Komunitas Sastra dalam Dunia Sastra

Eksistensi Penyair Perempuan dan Pengaruh Komunitas Sastra dalam Dunia Sastra

credit image @muhammad.subhan.penulis

TRAVESIA.CO.ID – Geliat Padang Panjang sebagai Kota Literasi terus tumbuh dengan dukungan penuh semua jajaran. Dan kemarin NGOPI & BINCANG SASTRA kembali digelar di Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang dengan tema “Eksistensi Penyair Perempuan dan Pengaruh Komunitas Sastra dalam Dunia Sastra”.

Pembicara dalam dikusi ini dihadiri oleh: Sulaiman Juned (Penyair, Teaterawan, Penasihat Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang), Kunni Masrohanti (Penyair, Ketua Penyair Perempuan Indonesia, Pembina Komunitas Seni Rumah Sunting, Riau) dan Mardhiyan Novita M.Z (Penyair, Duta Baca Sumatra Barat).

Sedangkan moderator oleh Soleha Hasanah Nasution (Penyair, Ketua Umum Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang). Acara ini berlangsung kemarin, Sabtu, 20 April 2019, Pukul 16.00 WIB – Selesai. Dan acara ini juga turut didukung oleh Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang, Forum Pegiat Literasi (FPL) Kota Padangpanjang dan Komunitas Seni Rumah Sunting, Riau.

Acara ini juga dihadiri oleh Muhammad Subhan, Arbi Tanjung, Mutiara Rizki, Ubai Dillah Al Anshori, Nur Halimah, Hernawan, Sultan Indra, Yeni Purnama Sari, dll.

Eksistensi Penyair Perempuan dan Pengaruh Komunitas Sastra dalam Dunia Sastra

credit image @muhammad.subhan.penulis

  1. author

    Arif P Putra4 months ago

    Salam, admin. Itu tahunnya salah. 20 April 2018 (20 April 2019)
    Salam

    Reply
    • author
      Author

      Feni Efendi4 months ago

      ohiya… terima kasih, pak arif p. putra.

      Reply

Leave a reply "Eksistensi Penyair Perempuan dan Pengaruh Komunitas Sastra dalam Dunia Sastra"