Ketika Orang Biasa Dihadirkan di Forum Orang-orang yang Luar Biasa

Ketika Orang Biasa Dihadirkan di Forum Orang-orang yang Luar BiasaTRAVESIA.CO.ID – Catatan Kecil Yulfian Azrial

Alhamdulillah Uni Sastri Bakry. Benar sekali Uni. Secara normal, kecuali Nabi Adam, maka dari perempuanlah seluruh ummat manusia berasal. Karena sesuai kodratNya, Sang Ar-Rahim-pun hanya mempercayakan rahim pada perempuan. Bukan pada kami para lelaki ini tentulah bukan sekadar kebetulan. Apalagi hanya sekedar matrilini genetis.

Dan secara sosioantropologis, perempuan tentulah bukan sekadar wanita. Apalagi wanita sekedar. Sebab perempuan pemahamannya tak lagi sebatas penyebutan untuk pembeza jenis kelamin. Tapi makna mikrokosmos dan makrokosmos lingkup di dalamnya. Sebagaimana halnya, Khazanah Alam Minangkabau pun telah mengenalkan dan mengajarkan pada kita tentang PARAMPUAN yang kemudian katanya di-Indonesia-kan menjadi PEREMPUAN.

Bertolak dari ajaran Alam Takambang jadi Guru, disebut PARAMPUAN karena dia adalah AMPU (jempol) di antara jari jemari yang ada. AMPU atau EMPU adalah IBU. IBU adalah guru dari para guru. Sebab dalam khazanah pengetahuan, Ibu adalah matrilini ; PUSEK JALO PUMPUNAN IKAN. Sebagai benteng peradaban, maka IBU SOKO adalah AMBAN PURO BILIAK NAN DALAM….; peti bunian nan balanggo-langgi bagi seluruh khazanah literasi Alam Minangkabau.

Sayang memang, Uni Sastri Bakry, keterbatasan waktu, serta beragamnya latar belakang kita yang hadir, memaksa saya hanya bisa coba mengantar sedikit pemahaman kita sebatas kulit tentang itu semua. Apalagi signal budaya dan antena akademis kita yang hadir juga saling berbeza. Saya hanya bisa coba beberapa kali menjentikkan daya kejut agar kita semua bisa tersentak tergelenjat. Bangun dari lilitan mimpi panjang sekulerisme yang melapis mata batin hingga berkatarak. Tapi pada akhirnya semua tentu terpulang pada masing-masing kita yang hadir sebagai peserta, apakah semua itu akan memakna atau tidak akan berarti apa-apa.

Yang jelas saya mengahaturkan terimakasih pada Uni Sastri Bakry dan semua krew Teras Talenta. Begitu juga bagi para dunsanak yang telah ikut bersilaturrahim, bergabung dalam diskusi kita sore hari 27 April 2019 itu. Bagaimana tidak, Orang biasa seperti saya Yulfian Azrial, orang kampung yang tinggal di pedalaman belantara Pulau Sumatera. akhirnya diberikan kehormatan, diberikan kesempatan untuk hadir di forum orang-orang yang luar biasa. Sekali lagi terimakasih Uni Sastri Bakry. Salam untuk Semua. Salam Badunsanak, Salam Perjuangan ABS-SBK…!

___________

Note : Catatan Kecil ini adalah koment saya sebentar ini di status Uni Sastri Bakry yang khusus membicarakan Forum Diskusi Teras Talenta 27 April 2019 lalu dengan topik ‘MEMBANGUN KEMBALI BENTENG PERADABAN KITA’ yang dipandu oleh Dr. Hermawan An. Sebelum saya Yulfian Azrial telah dihadirkan sebagai narasumber antara lain : Tokoh Literasi Muhammad Subhan, Denni Melizon Nasution, Sastrawan Nasional Abah D. Zawawi Imron (Madura), Prof. Haris Effendi Thahar, Drs. Januarisdi, dll)

Leave a reply "Ketika Orang Biasa Dihadirkan di Forum Orang-orang yang Luar Biasa"