Sajak Arizatul Lailin Nisfah

oleh -18 views
Arizatul Lailin Nisfah

Arizatul Lailin Nisfah

Rapuh

Aku masih berjibaku dengan sosoknya yang terus Menghantuiku. Tentang dia yang menghantui masa laluku. Dia tak paham, apa yang aku rasakan. Tapi, seolah dia mengerti dan sepertinya dia lah yang membuat alur cerita ini.

Dia menghancurkanku dengan beberapa alasan yang tak masuk dilogika.
Iya, dulu memang kita pernah satu atap dan melukis cinta bersama di sana. Seakan berjalannya waktu, ia yang mencintaiku hilang entah kemana. Firasatku, tak lain. Dia pergi dengan seseorang yang lebih sempurna. Yang ia anggap sebagai perhiasan dunia. Tak sekali aku mendengar kabar darimu. Bahkan angin yang mendekap di malam hari mengerti diriku rapuh tanpamu. Seakan aku sakit untuk berdiri kembali.

Gerimis kecil mempersunting kisahku malam ini, bagai menyapa angin dalam samarnya hujan. Terbayang seorang kasih dalam durja muram, berpeluk pada harap yang tak tersampaikan. Rasa terus bergelayut lelah menikam batin yang tersisih. Bayangmu pernah hadir berjejer dengan duniaku, sekarang baru terasa kau hanya singgah saja lalu meninggalkan luka. Ranting bergelayut dipohon tumbang dan awan mengubah warna yang cerah menjadi kelam, batinku paham. Sekian, kau akan pergi meninggalkanku dengan secarik kertas diatas meja. Kemarin malam, angin bercerita kepadaku soraknya begitu ramai sampai aku samar mengenalnya, kupikir itu kamu? Ternyata bayangmu yang masih terhias dalam dinding dinding otakku

Ninis 22/06/19

Arizatul Lailin Nisfah sekolah di Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama’. Ia lahir di Jepara, Jawa Tengah pada 12 Oktober 2004

 

 

Tentang Penulis: Feni Efendi

Gambar Gravatar
Feni Efendi lahir 20 Juli 1984 di Tiakar Kota Payakumbuh. Menamatkan pendidikannya di SD N 06 Balai Nan Tuo Tiakar Payakumbuh (1997), SLTP Negeri 5 Payakumbuh (2000), SMK Taman Siswa Payakumbuh jurusan Elektronika Komunikasi (2003). Ia menulis catatan perjalanan, sejarah, puisi dan juga sebagai blogger, copywriter dan youtuber. Buku puisinya berjudul SELENDANG IBU PERDANA MENTERI dan buku catatan perjalanan sejarahnya berjudul JEJAK YANG TERLUPAKAN: Menyusuri Jejak Mr. Syafruddin Prawiranegara dalam Menjalankan PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA (PDRI) pada Masa Agresi Militer Kedua Belanda di Sumatera Tengah. Bukunya bisa dipesan melalui kontak WA 0812-6772-7161. Ia tinggal di Limapuluh Kota Sumatera Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.