Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

oleh -38 views
Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

TRAVESIA.CO.ID – Saya, Fitria Diane Pratiwi Syukri, kelahiran Padang Panjang, 19 September 1986, masa kecil dihabiskan di kota sejuk ini, bersekolah di SDN 13 Teladan dilanjutkan ke SMP 1 dan seterusnya ke jenjang lebih tinggi yaitu SMA 2 Padang Panjang. Memutuskan kuliah di Fakultas Sastra Unand jurusan Sastra Inggris.

Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

Saya terlahir dari orang tua yang keduanya adalah guru. Papa saya bernama Syukri Syuib, guru biologi dan mama saya Yusni, seorang kepala sekolah SD. Saya 5 orang bersaudara, saya anak pertama, adek di bawah saya 2 laki-laki yang alhamdulillah sudah hafidz Alquran dan 2 orang lagi adik perempuan bekerja di GMF Garuda dan sekolah di penerbangan. Kami berlima sudah diajari untuk mencintai buku dari kecil, orang tua saya tidak membelikan mainan sebagai hadiah tetapi memberikan saya dan adik-adik buku bacaan yang bebas kami pilih di toko buku di kota. Bahkan ada suatu kebiasaan di keluarga sambil makan kami membaca.

Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

Saya pernah menjadi uni kota padang panjang tahun 2010, kemudian lanjut mengikuti jambore pemuda indonesia (JPI ) di Malang tahun 2011 perwakilan Sumbar kemudian BPAP penempatan jambi ditahun yang sama.

Passion saya adalah memasak dan buku2..kedua passion tersebutlah yg mengantarkan saya untuk berprestasi, dalam bidang memasak, saya juara 1 berturut turut 3 thn di kota dan juara 3 pada tahun ini di provinsi.

Sedangkan dalm dunia buku2, saya bekerja di SDN 05 Pasar usang ini sejak thn 2016 sebagai pustakawan, berbagai inovasi kreatif telah saya dan team kreatif lakukan, contohnya gerobak baca, sendal ( seni daur ulang) KTM ( kartu tanda baca) ,kuper( kunjungan perpustakaan) , sepekan bercerita dan berbagai inovasi lainnya. Perpustakaan saya berkonsep kafe, pemustaka saya bebaskan untuk makan atau bebas berkreatifitas di perpustakaan Kaflit Babe ini, kaflit babe atau kafe literasi barang bekas, kenapa barang bekas? naah, disitulah keunikanya, prasarana yg digunakan menggunakan barang bekas,saya mengusung konsep 3 R ( Reduce,Reuse, Recyle ),kebetulan sekolah saya ,sekolah adiwiyata, jadi pemanfaatan barang bekas sangat diutamakan.

Kaflit babe ini bukan saja tempat membaca, tapi juga sebagai tempat berkreasi, berseni, tempat curhat, tempat melepas penat dan bermain setelah seharian belajar, kaflit babe menjadi tujuan utama anak2, bahkan saking betahnya,mereka disuruh pulang. Perpustakaan saya ubah menjadi tempat menarik dan nyaman. Bukan sebagai gudang yg terletak di pojokan.

Hal- hal sederhana itulah yg membawa saya ke provinsi dan nasional. Karena buat apa perpustakaan besar ,bersih dan lengkap tapi minim kunjungan? Buat mereka senyaman mungkin, karena dgn kenyamanan yg mereka peroleh, apapun keadaan perpustakaan itu, mereka akan tetap kembali.

Saya juga diberi kepercayaan sebagai ketua forum pustakawan SD se kota padang panjang, wadah ini berfungsi sebagai tempat  berbagi , salah satu kegiatan adalah bedah perpustakaan 1 x sebulan ke sekolah SD lainnya yg nantinya membantu teman pustakawan untk merenovasi,menyusun buku sesuai DDC agar lebih tertata, selain itu saya anggota IPI ( ikatan pustawakan indonesia) ,anggota Forum pegiat Literasi p.panjang, Volunteer Literasi serta anggota pustakawan Indonesia jaya.

Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

Kaflit babe itu nama perpustakaan saya, kafe literasi barang bekas, letaknya di SDN 05 pasar usang. Beralamat di jalan Prof Hamka no.16 kelurahan pasar usang kota padang panjang, jalan raya padang – bukittinggi, dekat tawalip putra dan terminal baru, jarak dari pusat kota ke sekolah, sekitar 1.5 km

Bercerita tentang keluarga, mama yusni di sdn 13 ganting padang panjang,papa syukri syuib, (alm ) , ngajar biologi ,terakhir mengajar di sma 3 pdpjg.adik2 bernama, Elbi pratama syukri ( ustad di Ponpes Barin),Phanji syukri ( ustad di ponpes al fatah )Sari Ramadhani syukri ( pegawai BUMN GMF ) dan Athiqah Syukri ( Pelajar kls 3 SMK penerbangan).Saya berstatus kawin, anak sepasang, M.Riyu athaya (7thn ) kls 1 SD dan Aufa surayya Hannan ( 4 thn).

Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

Saya mencintai buku buku,Saya mulai menyukai buku dengan deretan aksara dan gambarnya. Saya pun menyukai cara orang tua saya membuat saya menggilai buku. Tanpa banyak suara bernada perintah, namun cara orang tua saya sangatlah efektif. Dekatkanlah anak dengan buku, tumbuhkan rasa sukanya, membacalah bersamanya, dan membuka dirilah sebagai tempat bertanya. Buku yang saya baca selalu memberi sayap-sayap baru.Membawa saya terbang ke taman-taman pengetahuan paling menawan,melintasi waktu dan peristiwa,berbagi cerita cinta, menyapa semua tokoh yang ingin saya jumpai,sambil bermain di lengkung pelangi. Saya mencintai buku-buku. Setiap deretan aksara dan gambarnya dicintai dengan hati, setiap yg bersumber dari hati, semua akan jadi lebih indah dan tulus, kegiatann membaca akan lebih menyenangkan. Sama seperti pekerjaan, apabila kita mengerjakan sesuatu itu dari hati, maka hasilnya akan bagus.Buku adalah sahabat paling setia rela mendampingi sepanjang waktu di mana pun saya berada tanpa pernah memikirkan dirinya.Saya juga mempunyai perpustakan pribadi dgn koleksi sekitar 300an, RiriRiyuRayya itu nama perpustakaan di rumah saya, saya tinggal di jln pelita RT 12 kelurahan koto panjang, P.panjang.

Prestasi saya antara lain : juara pustakawan berprestasi terbaik tingkat kota pdpjg, juara 1  provinsi, 10 besar di nasional. Juara 1 dalam 3 thn berturut2 ( 2017,2018,2019) lomba Forikan tingkat kota pdpjg dan mewakili kota padang panjang utk  forikan tingkat provinsi. Selain itu Prestasi lainnya, satu2nya sekolah dasar yg ambil bagian di festival literasi maret 2019 dan sekolah dasar yg didatangi penyair se Asean 2018 serta, video ttg sekolah dan perpustakaan saya diambil oleh kominfo atas permintaan Unesco PBB.

Kegiatan saya yg lain ke pelayanan ke masyarakat, saya anggota pkk dan ketua RT, juga ketua forum kota sehat kelurahan koto panjang.Bentuk kerja sama lain MOU dgn Rutan kls 2B kota P.Panjang, peminjaman buku 1x sebulan utk WBP. Atas nama dinas perpustakaan dan kearsipan kota PP, saya sebagai pustakawan fungsional.

Saya masih tenaga honorer BOS, berangkat dari gaji Rp.600.000/ bln sampai Rp.1.250.000 utk skrg,harapannya ingin jadi cpns, kerja di perpustakaan atau setidaknya saya diangkat jadi tenaga honorer daerah ( THL) , saya ingin kota saya, atau pemerintah mengapresiasi prestasi saya tsb dengan mengangkat saya sebagai THL. Sejak pemilihan pustakawan berprestasi diadakan 2010 lalu, baru kali inilah, Padang Panjang berhasil jadi juara 1 dan mewakili provinsi.

Fitria Diane Pratiwi Syukri, Penggiat Literasi dari Padangpanjang

Oia, tertumpang terima kasih sebesar besarnya utk team kreatif saya, arif wicaksono, tanpa bantuan tenaga dari beliau, mungkin saja, tampilan2 ini tidak pernah lahir,karena ide dari saya, pelaksana dari beliau..tolong ditulis nama teman saya itu ya Bu 🙏, dia yg membantu saya merombak dari suatu yg mustahil hingga sampai ke nasional ini.

Terakhir, Sesuai tagline terbaru 2019, “Pustakawan Berkarya”, Pustakawan berkarya mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial, dalam rangka ikut serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pustakawan tidak hanya sebagai penunggu perpustakaan lagi, tapi pustakawan dituntut inovatif, kreatif , aktif dan berkarya, ciptakan berbagai terobosan,agar literasi meningkat dan manusia lebih literat..

Salam Literasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.