Komunitas Literasi Natsir, Penggerak Literasi di Bukittinggi

oleh -63 views
Tadabur Literasi ke rumah Mr. Assaat
Tadabur Literasi ke rumah Mr. Assaat

TRAVESIA.CO.ID – Komunitas Literasi Natsir merupakan organisasi independen yang bergerak dalam bidang keliterasian di Kota Bukittinggi. Komunitas Literasi Natsir berawal dari sebuah perkumpulan pegiat literasi di grup media sosial whats app (WA). Grup WA ini dibuat pada 17 Juli 2018 yang beranggotakan 7 orang, terdiri dari 6 mahasiswa dan seorang dosen. Sesuai dengan pengertiannya dalam Bahasa Arab, kata ‘Natsir’ dalam nama komunitas ini berarti ‘orator yang pandai menulis.’ Pada Oktober 2018, Komunitas Literasi Natsir pernah menggagas dan menjadi cikal bakal berdirinya UKM (Unit Kegiatan Kemahasiswaan) keliterasian di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bukittinggi. Namun sejak Juli 2019, seluruh anggota UKM tersebut resmi membubarkan diri dan memilih kembali ke ranah komunitas. Oleh karena itu, saat ini, keberadaan Komunitas Literasi Natsir kembali pada posisi semula sebagai organisasi mandiri yang bergerak di bidang keliterasian.  Sekretariat Komunitas Literasi Natsir beralamat di Tangah Sawah Kota Bukittinggi.

Buku Antologi I Komunitas
Buku Antologi I Komunitas

Sejak didirikan, Komunitas Literasi Natsir telah memiliki pelbagai program kerja di bidang keliterasian. Kesemua program kerja tersebut terangkum dan terjadwal secara sistematis ke dalam kalender literasi. Adapun program-program tersebut dapat dirangkum sebagai berikut:

  • Pelatihan Nulis (PN)

Program pelatihan nulis sering diadakan di dalam kampus di kota Bukittinggi. Berbagai jenis pelatihan menulis yang sudah pernah diadakan berupa “pelatihan menulis reportase (2018), pelatihan menulis berita (2018), pelatihan menulis artikel/esai (2019), pelatihan  penyelesaian identifikasi masalah tulisan (2019), pelatihan editor (2019), pelatihan menulis buku (2019), serta penulisan buku antologi (2019). Pelatihan diberikan kepada para anggota di kampus sebuah perguruan tinggi swasta kota Bukittinggi. Adapun pemateri pelatihan nulis tersebut berasal dari akademisi maupun praktisi.

  • Bedah Buku (BB)

Program bedah buku (BB) dilakukan untuk segala jenis buku baik buku fiksi maupun non fiksi. Sejak berdiri, Komunitas Literasi Natsir sudah melaksanakan 3 kali bedah buku yakni, ‘Buku Antologi Buletin untuk Ibu’ (2018), ‘Novel Istiadat Hati’ (2018), ‘Novel Sahabat Besar (2019). Bedah buku tersebut diadakan di Kota Bukittinggi.

  • Nonton Bareng (NB)

Selain mengadakan pelatihan nulis dan bedah buku, Komunitas Literasi Natsir juga memiliki program Nonton Bareng (NB). Program Nonton Bareng dimaksudkan sebagai bentuk penguatan kapasitas keliterasian di bidang digital. Sejak berdiri, komunitas ini sudah melakukan beberapa kali nonton bareng bersama anggotanya dengan judul film sebagai berikut: ‘Semut’ (2018), Manajemen Event (2018), Cita-citaku Setinggi Tanah (2019), Negeri 5 Menara (2019).

  • Ngopi Senja (NS)

Kegiatan Ngopi Senja diadakan dalam rangka penguatan kapasitas penalaran anggota komunitas dalam mengulas berbagai topik yang menarik dan membuka cakrawala wawasan. Ngopi Senja (NS) dibuat dalam format bersahaja dengan ‘mengetengahkan kopi dan cemilan’ sambil melakukan diskusi bersama di suatu tempat. Dalam beberapa kali kesempatan, Ngopi Senja dilakukan dengan mengundang tokoh tertentu sesuai topik yang dibicarakan. Komunitas Literasi Natsir pernah membahas topik “Kenatsiran (2018)” dan “Resonansi Gerakan 98 (2019)” sebagai bagian dari kegiatan Ngopi Senja ini.

  • Tadabur Literasi (TL)

Tadabur Literasi merupakan salah satu program unggulan Komunitas Literasi Natsir. Program ini dimaksudkan sebagai upaya mendekatkan para anggota dengan alam, lingkungan serta mempertajam daya analisa dan kecekatan dalam menangkap fenomena lalu menuangkannya ke dalam berbagai jenis tulisan. Tadabur Literasi dilakukan dengan mengunjungi tempat/objek/subjek tertentu yang kiranya dapat diangkat menjadi sebuah tulisan. Tadabur Literasi dilakukan secara reguler (resmi) maupun mandiri. TL reguler merupakan kegiatan yang disesuaikan dengan jadwal di kalender literasi. Sementara itu, TL mandiri adalah TL yang diadakan secara mandiri oleh masing-masing anggota kapan pun dan dimanapun mereka berada. Sejak berdiri, Komunitas Literasi Natsir sudah melakukan 4 kali Tadabur Literasi reguler ke lokasi-lokasi: Rumah Kelahiran Bung Hatta (2018), Panorama Ngarai Sianok (2019), Nagari Wisata Kopi Bukik Apik (2019), Jam Gadang Pasca Pemugaran Pedestrian (2019) serta 1 kali Tadabur Literasi mandiri ke Masjid Bingkudu Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam (2019). Alhamdulillah, dari 5 kali TL tersebut, Komunitas Literasi Natsir telah merelis 4 artikel di Media Harian Singgalang.

Tadabur Literasi ke Sentra Pembuatan Kopi Bukik Apik

  • Temu Penulis & Tokoh (TPT)

Temu Penulis & Tokoh adalah bagian dari program kerja Komunitas Literasi Natsir dalam pengembangan wawasan dalam bidang kepenulisan. Sejak didirikan, Komunitas Literasi Natsir sudah melakukan 3 kali TPK yakni bersama “Sahari Ramadhani (penulis Novel Istiadat Hati), “Zamachsyari Abrar (Eks Aktivis 98), serta “M. Nanda” (penulis Novel Sahabat Besar).

  • Nulis Buku Bareng (NBB)

Program Nulis Buku Bareng merupakan program jangka panjang dan berkelanjutan Komunitas Literasi Natsir bersama seluruh anggota. Sejauh ini, komunitas ini telah menghasilkan 1 buku antologi indie berjudul: ‘Sepatah Kata.’ Buku tersebut dibuat dan direlis pada 17 Juli 2019. Penulisan buku dilakukan secara profesional oleh seluruh anggota LN.

  • Komunitas road to the spot (KRS)

Sebagai upaya mensyiarkan gerakan keliterasian, Komunitas Literasi Natsir juga mengembangkan kegiatan berupa ‘road to the spot.’ KRS dilakukan secara berkala, tematik, berkelanjutan dan simultan dengan program-program lainnya. Adapun tempat-tempat yang dikunjungi sangat beragam, mulai dari nagari, sekolah, objek wisata, maupun tempat tertentu lainnya. Dalam program ini, komunitas juga menggandeng berbagai pihak yang dapat menjadi mitra pengembangan kegiatan keliterasian.

  • Event Keliterasian (EK)

Event Keliterasian merupakan event tertentu yang diadakan Komunitas Literasi Natsir dengan beragam topik dan dilakukan di berbagai tempat.

Falsafah Komunitas

Falsafah komunitas merupakan nilai-nilai dasar yang diusung anggota di dalam pergerakan Komunitas Literasi Natsir. Nilai-nilai tersebut tergabung ke dalam catur rasio literasi. Adapun rinciannya dapat dilihat sebagai berikut:

Catur Rasio Literasi

  1. Intelektualitas dalam kepenulisan yang berkarakter,
    membangun, serta mencerahkan pengetahuan.
  2. Spiritualitas dalam harmoni pergerakan.
  3. Solidaritas dalam melangkah, tumbuh dan berkembang.
  4. Produktivitas dalam pengembangan wawasan, bacaan dan informasi.
Pelatihan Nulis Artikel
Pelatihan Nulis Artikel

STRUKTUR KEPENGURUSAN KOMUNITAS LITERASI NATSIR

Kepengurusan Periode 2019/2020

Pendiri                                               : Boby N, M.Sc  (Novik el Koto)

Pembina                                            : Boby N, M.Sc  (Novik el Koto)

Ketua                                                  : Hafizah

Wakil Ketua                                      : Weni Sholihat

Kepala Barak Medfokom            : Titin Sumarni

 

Tadabur Literasi ke rumah Mr. Assaat
Tadabur Literasi ke rumah Mr. Assaat

 

Kontak & Media:

Email: [email protected]

Youtube: [email protected]/ Komunitas Literasi Natsir

WA: 0813 233 88 332 (Novik) / 0858 35000 252 (Dinda) 0852 6380b5010 (Titin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.