Sajak-sajak Yeni Purnama Sari

oleh -64 views
Yeni Purnama Sari

Yeni Purnama Sari

Dalam Dingin

 

Dalam dingin ini

ada kampung

tempat hangat kenang kekanak bermukim

senja mengakrabi derai hujan

 

aroma bulir padi

dan luluk pematang mengering

dan jejak tapak retak

seperti tapak kaki ibu

seru mendesau parau angin dalam igau

memanggil-manggil

seperti desau suaramu

duhai jiwa yang merantau

 

rindu membiru

pada hangat cahaya mata ibu

menembus kabut dalam musim yang lindap

 

dalam dingin ini

jasad memanggil jiwa yang gigil

 

“Pulanglah, pulanglah!”

 

Padang, 26 April 2012

 

Bulan Hujan

Menyimak ritme hujan di luar bingkai jendela
ada puisi hendak resap ke relung tanah
dinyanyikan bunga-bunga mekar
mengiringi ketukan daun jatuh
rintik yang memekarkan, juga menggugurkan
serupa harapan dan kenangan
dibawanya serta
dalam gigil rintik itu.

Padang, 5 September 2013

 

 

Mencari Jalan Pulang

 

Derit pintu

langkah-langkah kecil

dan angin menerbangkan hawa pagi

ada hangat dalam diriku menjalar

ke ujung-ujung jemari menari

menggapaimu

 

menyibak jaring-jaring yang memerangkap

melapisi jasad, di dalamnya engkau terpasung

ayat-ayat sunyi mendiami liang telinga

mengiangi malam-malam dingin

dalam dekap mimpi

tempat aku hidup dan membangun rumah

pelarian dari ngeri kejaran waktu

dan masa-masa yang menenggelamkan silam menjadi kenang

 

engkau ajak kaki melangkah

pada jalan yang tak lagi dapat aku ukur dengan nyala mata

hanya mata jiwa saja

pintu yang di baliknya ruh terkurung

badan hanya batas-batas

membikin perjalanan menujumu menjadi begitu payah

 

maka,

selepas dongkak itu pintu

sehabis dongak kepalaku

hanya cahaya,

hanya cahaya saja

menembus dua kelopak yang menyimpan telaga

memenuhi lorong jiwa

dalam pejamku

terang nan tampak

sepanjang jalan menuju rumahmu.

 

Sungai Penuh, 21 Oktober 2017

 

 

Jalan Pulang

 

Detak detik

berkejaran dalam diri

angka-angka bertanggalan dari tangkai waktu

menggenapi bilangan kehilangan pada usia

 

sementara derap tungkai belum juga sampai

mengukur jarak terjauh pada  sebuah perjalanan

berpangkal di rahim ibu

berujung pada sebuah pintu

 

dengan gigil jemari

dan debar rindu bertalu

ingin aku menyingkapnya

untuk menemui Engkau

sebagai tempat paling akhir

bagi segala nestapa dan kefanaan diri berpulang.

 

Selasa, 22 Agustus 2017

 

Yeni Purnama Sari

Yeni Purnama Sari. Kelahiran Kota Kopi Sungai Penuh, Propinsi Jambi. Alumni UIN Imam Bonjol Padang. Pernah bergiat di LPM Suara Kampus dan Teater Imambonjol. Berdomisili di Padang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.