TBM Batambat Satangkahan Asahan Mengharapkan Dukungan dari Berbagai Pihak

oleh -124 views

PENDAMPING LOKAL DESA KEC SEI KEPAYANG BARAT MENDIRIKAN TAMAN BACA MASYARAKAT
& MENGHARAPKAN DUKUNGAN DARI BERBAGAI PIHAK

TRAVESIA.CO.ID – Minat baca di kalangan para pemuda desa sampai saat ini dinilai masih rendah. Sebab, mereka belum memiliki sarana yang memadai untuk melakukan kegiatan membaca. Untuk itulah, pendamping Lokal Desa Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara mendirikan sebuah taman baca masyarakat “ Batambat Satangkahan” untuk mewujudkan rumah baca di desa.

Dilihat dari wilayah 3 kecamatan, yaitu kecamatan Sei Kepayang Barat, Sei Kepayang Timur, Sei Kepayang Induk, hanya satu satu nya ada taman baca masyarakat, sedangkan untuk diwilayah Kabupaten asahan masih sangat minim Taman Baca hanya Sekitar 4 Taman Baca saja diantara 25 Kecamatan yang ada di Kabupaten Asahan dilihat dari data Donasi Buku Kemendikbud.

Pendamping lokal Desa Kecamatan Sei Kepayang Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, MULKAN HASANUDDIN mengatakan, jumlah pemuda produktif di sejumlah desa cukup banyak. Misalnya, di Desa Sei Nangka terdapat sekitar 60 persen dari jumlah warga yang mencapai 4153 penduduk. “Bila tidak diberi wadah dengan kegiatan positif, maka akan lahirnya pada perbuatan negatif, seperti kriminal,” terangnya.

Sesuai dengan kesepakatan Menteri Desa, Menteri Sosial, dan Perpustakaan Nasional RI. membahas sinergitas pembentukan rumah baca desa. “Ini salah satu upaya percepatan menuju desa mandiri dan berdaulat, yakni membangun sumber daya manusianya,” kata Mulkan. Menurut dia, pihaknya bersinergi dengan Kasi PMK kec Sei Kepayang Barat untuk meningkatkan budaya literasi desa. Sebab, minat baca pemuda desa yang masih berusia produktif sangat rendah. “Salah satunya, proyek pertama akan dilakukan di Desa Sei Nangka. Di sana banyak pemuda yang menghabiskan waktu dengan nongkrong,” tuturnya.

Untuk itu, lanjut dia, pendamping lokal desa mencoba merumuskan rumah baca dengan memanfaatkan Saung Posyandu Mangga yang berada di dusun III Desa Sei Nangka dan tidak digunakan lagi. Harapannya, setiap desa ada Taman Baca Masyarakat yang disediakan oleh pemerintah desa. Pembentukan sarana ini mendapat dukungan penuh dari para pemerintah desa setempat. Di desa lain memang belum ada, pendamping desa mencoba mengawali dari Desa Sei Nangka Kec Sei Kepayang Barat.

Konsepnya, kata pria asal Desa Sei Serindan (Ahmad Sahlan SH)tersebut, perpustakaan bisa menyediakan yang mereka miliki, sedangkan tempat ataupun SDM sudah ada di desa.Dia menambahkan, perpusda harus hadir untuk berbagi peran dalam pembangunan desa. “Apa yang bisa dibawa ke desa, misal sebagian dari buku atau pelatihan managemen pengelolaan perpustakaan desa,” paparnya. Bahkan, bila banyak pemuda yang memiliki kemampuan dan semangat di bidang tulis-menulis.

Perpustakaan bisa memberikan pelatihan. Ini menarik karena bisa menjadi investasi masa depan
desa. Pembentukan rumah baca desa itu sudah dilouncing pada tanggal 31 12 / 2017 yang lalu .Ini Ada
enam Desa dikecamatan sei kepayang barat, diantara 6 desa tersebut tiga desa yang menjadi pilot project,
pertama Desa Sei Nangka, Desa Sei Jawi-Jawi, dan Desa Sei Serindan Melalui sarana ini, para pemuda
desa diharapkan terus berkembang dan menjadi wadah untuk lebih produktif. “Apalagi, sudah disediakan
sarana olahraga untuk mengasah kemampuan mereka. Ini juga untuk menghindari kegiatan negatif
pemuda desa,” tandasnya.

TBM Batambat Satangkahan Asahan Mengharapkan Dukungan dari Berbagai Pihak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.