Pameran ‘Sastra Banjarbaru dalam Arsip’ Satu di Antara Agenda Keren Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019

oleh -95 views

TRAVESIA.CO.ID – Perhelatan sastra tahunan Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Banjarbaru, Kalimantan Selatan, bakal meriah dari tahun-tahun sebelumnya.

Berbagai agenda disiapkan, termasuk mengundang sastrawan dalam dan luar negeri yang memastikan diri untuk hadir di Kota Hujan itu.

Festival ini salah satu cara keseriusan Pemerintah Daerah Banjarbaru melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip setempat mengangkat martabat sastra serta menjadi promosi pariwisata yang penting bagi kota itu.

Kegiatan Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival dimulai pada 27 November hingga 1 Desember 2019.

Merujuk ke Rundown acara, kedatangan delegasi sastrawan dalam dan luar negeri ke Banjarbaru dimulai pada Rabu, 27 November 2019. Pada Kamis, 28 November 2019, kegiatan dilanjutkan Diskusi Sastra Banjarbaru dalam Arsip, Workshop Penulisan Puisi, dan Writing for Healing.

Pada Jumat, 29 November 2019, Jumpa Puisi di Minggu Raya: Saya Sudah Baca Puisi di Minggu Raya, Percakapan dengan Tiga Promising Writers (Writing for Healing), Workshop Terjemahan Puisi dan Prosa, Opening Ceremony Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019 (Sambutan dan Pidato Peresmian Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019 oleh Walikota Banjarbaru, Launching Antologi Puisi Kolaborasi Fashion Show, Launching 50 Tahun Sastra Kota Banjarbaru, dan Musikalisasi Puisi dari beberapa provinsi di Indonesia).

Sementara pada Sabtu, 30 November 2019, Kunjungan Pameran Sastra Banjarbaru dalam Arsip, Old Fellows: Poem and Prose in Mass Media bersama Mustafa Ismail (Koran TEMPO) dan Putu Fahar Arcana (KOMPAS), Seminar Sastra, Malam Ramah Tamah yang diisi dengan Dramatisasi Puisi, Peluncuran Buku Puisi, Musikalisasi Puisi, Parade Puisi, Orasi Budaya, dan Pembaca Puisi.

Di hari terakhir, Minggu, 1 Desember 2019, panitia membawa peserta untuk City Tour menikmati keindahan Kota Banjarbaru dan ditutup dengan Farewell Party (Mangawah dan Puisi Perpisahan).

Sastrawan Banjarbaru yang juga Kurator Puisi Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019, Ali Syamsuddin Arsy, mengatakan, tiga sastrawan Indonesia terpilih diundang khusus dan difasilitasi untuk datang menghadiri perhelatan sastra bergengsi itu.

Dia menyebutkan, setelah pendaftaran Call For Poems Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019 ditutup, proses kurasi langsung dilakukan. Dari kurasi tersebut, terdapat 210 karya puisi yang lolos.

“Tiga nama sastrawan beruntung yang diundang secara khusus untuk berhadir pada kegiatan Banjarbaru’s Rainy Day Literary Festival 2019 adalah Muhammad Subhan (Padangpanjang), Raudal Tanjung Banua (Bantul), dan Wayan Jengki Sunarta (Denpasar),” ujarnya. (han/travesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.