Dikukuhkan, KOMPPAS Siap Kawal Penyelenggaraan Pemerintahan Kota Padangpanjang yang Bersih dan Berintegritas

oleh -200 views
DIKUKUHKAN – Wakil Wali Kota Padangpanjang, Drs. Asrul secara resmi mengukuhkan Pengurus Komunitas Padangpanjang Cerdas Berintegritas (KOMPPAS), Ahad (8/12), di Desa Wisata Kubu Gadang Padangpanjang. (Foto: DisKominfo Padangpanjang)

TRAVESIA.CO.ID – Wakil Wali Kota Padangpanjang, Drs. Asrul, atas nama Wali Kota secara resmi mengukuhkan Pengurus Komunitas Padangpanjang Cerdas Berintegritas (KOMPPAS) bersamaan Peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia Tingkat Kota Padangpanjang, Peringatan Hari Ibu, dan Kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) secara serentak, Ahad (8/12), di Desa Wisata Kubu Gadang Padangpanjang.

Pengukuhan Pengurus KOMPPAS itu disaksikan langsung Direktur PJKAKI KPK RI, Nanang Farid Syam, dan turut hadir Sekjen Transparansi Internasional Indonesia, Ketua DPRD Kota Padangpanjang, Mardiansyah, A.Md, Forkopimda se-Kota Padangpanjang, Ketua Komisi Informasi Sumatra Barat, Sekretaris Daerah Kota Padangpanjang, Kepala OPD, Ketua TP-PKK Kota Padangpanjang, Ketua GOW Kota Padangpanjang dan tokoh masyarakat.

KOMPPAS merupakan bentukan hasil pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padangpanjang diketuai Iskandar, Wakil Erianto, Sekretaris Mutia Dewi, dan Bendahara Zona, serta dikuatkan sejumlah bidang, di antaranya: Bidang Publikasi dan Humas (Muhammad Subhan, Dikky Yuliasman, Dina Yarmawati), Bidang Monitoring Pelayanan Dasar Publik (Maryulis Max, Bambang Andri Wijaya, Eli Fahmi, Defri Yeni).

Bidang Pengaduan dan Informasi (Anggia Safira, Deswita Warti, Buyung Pardamean, Melly Mardiawati, Bidang Ekonomi dan Infrastruktur (Sy. Dt. Pandak, Risnawati, Elia Roza, Patra Yuleni), Bidang Advokasi dan Perundang-undangan (Ardi Rizal, Harianto, Awi Dewi), Bidang Pendidikan, Sosial, Budaya dan Literasi (Sepriyadi, Alvin Nur Akbar, Nur Halimah, Hasanah), dan Bidang Pemberdayaan Perempuan, Anak, Gender dan Disabilitas (Hasyyati Razanah, Rismawati, Novitri Putri, dan Devi Noviza).

“Semoga KOMPPAS benar-benar mampu menjalankan tugasnya sebagai komunitas masyarakat yang independen dan ikut mengawal jalannya penyelenggaraan pemerintahan Kota Padangpanjang yang bersih dan berintegritas,” ujar Direktur PJKAKI KPK RI, Nanang Farid Syam, saat memberi sambutan.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Padang Panjang telah berkomitmen mendatangi KPK dan berupaya Kota Padangpanjang bisa dinyatakan sebagai Kota anti korupsi.

“Alhamudillah, atas komitmen itu, Kota Padangpanjang telah ditetapkan sebagai Kota Anti Korupsi urutan pertama di Sumatera Barat,” ujar Wakil Walikota Padangpanjang, Drs. Asrul.

Dia menegaskan bahwa korupsi adalah persoalan moralitas dan cenderung berkaitan erat dengan perilaku dan nilai-nilai yang dianut atau tatanan dalam diri seseorang.

“Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia ini tentu bertujuan untuk memberantas korupsi di Kota Padangpanjang. Apabila kita bertekad dan memiliki niat yang sama untuk tidak melakukan korupsi Insya Allah proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan serta tujuan-tujuan yang ingin dicapai akan dapat terwujud,” ujarnya.

Ketua KOMPPAS Padangpanjang, Iskandar, mengatakan, KOMPPAS memiliki visi menciptakan gerakan masif Padangpanjang yang anti korupsi.

“Terima kasih KPK RI dan Pemko Padangpanjang yang telah memfasilitasi terbentuknya KOMPPAS, dan izinkan kami bekerja,” ujarnya.

KOMPPAS akan melibatkan masyarakat dan komunitas-komunitas dalam upaya melakukan edukasi dan ikut mengawasi transparansi penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Sementara bagi masyarakat Kota Padangpanjang yang ingin memberikan laporan tentang kinerja pemerintah daerah, terutama tentang adanya praktik korupsi, dapat menghubungi nomor ini: 08116690112 melalui SMS ataupun WhatsApp. Nomor pengaduan ini telah diluncurkan bersamaan dengan kegiatan itu. (han/travesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.