10 Museum dan Lokasi Wisata Sejarah yang Sering Dikunjungi di Jakarta

oleh -42 views
10 Museum di Jakarta sebagai Wisata Sejarah yang Sering Dikunjungi

TRAVESIA.CO.ID – Meski berstatus sebagai kota metropolitan, Jakarta juga memiliki banyak tempat bersejarah yang seru untuk dikunjungi sebagai alternatif rekreasi kamu. Dengan wisata bersejarah, kamu juga dapat menambah wawasan mengenai sejarah di Indonesia, meningkatkan rasa nasionalisme, dan tentunya mendapatkan hiburan berkualitas dengan biaya murah. Nah, untuk kamu yang ingin berwisata dengan menambah wawasan mengenai sejarah di Jakarta, simak 10 tempat bersejarah di Jakarta berikut ini!

1. Museum Satria Mandala, Jakarta Selatan

Bagi kamu yang berada di daerah Jakarta Selatan, dan butuh referensi tempat wisata sejarah, Museum Satria Mandala adalah pilihannya. Museum ini merupakan satu-satunya tempat bersejarah di Jakarta Selatan yang populer dan ramai dikunjungi orang, lho.

Sejarahnya, museum ini merupakan kediaman Ratna Sari Dewi, istri presiden pertama RI, Soekarno. Rumah ini bahkan menjadi tempat persemayaman terakhir Presiden Soekarno sebelum dikuburkan di kota Blitar. Saat Presiden Soeharto berkuasa, pada tahun 1971 rumah ini resmi menjadi Museum Satria Mandala dan dialihfungsikan sebagai pusat sejarah TNI . Museum ini berlokasi di Jl. Jend. Gatot Subroto No. 14, RT.6/RW.1, Kuningan Barat, Jakarta Selatan. Harga masuknya juga murah, yakni senilai Rp 2000 per orang dan dibuka dari jam 09.00 sampai 14.30.

2. Monumen Nasional, Jakarta Pusat

Monumen Nasional (Monas) ini merupakan tempat bersejarah yang menjadi simbol Jakarta dan Indonesia. Di area monumen ini terdapat banyak fasilitas rekreasi, lho. Contohnya seperti pelataran puncak monas di mana kita dapat melihat pemandangan Jakarta melalui teropong. Ada juga 51 diorama yang menggambarkan sejarah Indonesia mulai dari zaman pra-sejarah, kerajaan, kolonial, hingga saat ini. Bagi kamu yang ingin mengunjungi Monas, lokasinya mudah dijangkau yaitu di Gambir, Jakarta Pusat. Harga masuknya pun tidak mahal. Untuk anak-anak senilai Rp 2.000, pelajar Rp 3.000, dan orang dewasa Rp 5.000.

3. Museum Fatahillah, Jakarta Barat

Jika kamu sedang berkunjung ke Kota Tua, jangan lupa untuk mengunjungi Museum Fatahillah. Dengan E-Money, kamu bisa mengunjungi tempat ini menggunakan TransJakarta atau KRL. Museum ini memberikan nuansa nostalgia yang kuat karena terdapat bangunan yang belum diubah sejak dibangun pada masa kolonial Belanda. Gedung ini dibangun oleh Jenderal Jan Pieterszoon Coen pada tahun 1620. Museum ini memiliki 23.500 benda bersejarah yang dapat dinikmati dari periode yang berbeda-beda. Harga masuk museum juga tidak mahal, yakni Rp 2.000 untuk anak-anak/pelajar, Rp 3.000 untuk mahasiswa, dan Rp 5.000 untuk pengunjung dewasa.

4. Museum Bahari, Jakarta Utara

Nah, buat yang ingin wisata sejarah sambil foto-foto bernuansa vintage, museum inilah jawabannya. Tempat bersejarah di Jakarta ini dulu merupakan bangunan bekas komplek gudang untuk menyimpan rempah seperti pala, tembakau, kopra, lada, dan berbagai rempah lainnya. Banyak koleksi yang dapat dilihat di museum Bahari. Salah satunya adalah model-model kapal milik Belanda lengkap dengan meriamnya. Harga tiket masuk museum ini juga sangat murah, untuk pengunjung dewasa Rp 2.000, mahasiswa, pelajar, dan anak-anak Rp 1.000.

5. Museum Bank Indonesia, Jakarta Barat

Di Museum Bank Indonesia, kamu bisa menemukan benda dan dokumen bersejarah yang dirawat mengedukasi generasi penerus tentang sejarah Jakarta dan Indonesia. Di tempat bersejarah satu ini,  juga bisa menemukan diorama menarik yang menceritakan perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu. Selain itu, kamu juga bisa melihat mata uang rupiah dari masa ke masa serta peninggalan sejarah lainnya. Bagi yang ingin berkunjung, museum ini berlokasi di Jakarta Barat dan beroperasi dari jam 08.00 hingga jam 15.30.

6. Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat

Sebelum menjadi museum Kebangkitan Nasional, bangunan ini adalah sekolah kedokteran di era kolonial Belanda bernama STOVIA atau School tot Opleding van Inlandsche Arsten. Tempat ini diresmikan pada tahun 1902. Di tempat yang sangat bersejarah ini, terdapat beberapa diorama sebagai koleksi museum seperti guru STOVIA, pelajar STOVIA bahkan diorama mengenai Kartini. Museum ini dibuka pada hari Selasa sampai Minggu dari jam 08.00 hingga 16.00. Harga tiketnya juga murah yakni Rp 2.000 untuk pengunjung dewasa, dan Rp 10.000 untuk wisatawan asing.

7. Kota Tua, Jakarta Barat

Kota tua adalah tempat bersejarah di Jakarta yang merupakan objek wisata menarik. Di Kota Tua kamu bisa menemukan banyak tempat untuk dikunjungi mulai dari museum Fatahillah, Pelabuhan Sunda Kelapa, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, dan Toko Merah. Kota Tua ini berlokasi di Jalan Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Barat.

8. Museum Gajah, Jakarta Pusat

Museum Nasional Indonesia atau lebih dikenal dengan nama Museum Gajah didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1978. Koleksi yang berada di museum ini berjumlah lebih dari 140.000 yang dibagi menjadi beberapa bagian yaitu koleksi zaman pra-sejarah, arkeologi, keramik, etnografi, dan geografis. Museum ini berlokasi di Jl. Merdeka Barat No. 12, Jakarta Pusat yang dibuka dari jam 08.30 sampai 14.30 pada hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Minggu.

9. Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat

Tugu ini pertama kali dibangun pada 1 Januari 1961 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 17 Agustus 1972. Di tempat ini kamu bisa mengenang sejarah Proklamasi Kemerdekaan RI, Toppers. Tidak hanya tempat wisata saja, lokasi ini juga sering dijadikan sebagai tempat upacara kemerdekaan, lho. Lokasi Tugu Proklamasi ini berada di Jl. Proklamasi, RT.10/RW.2, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.

10. Museum Katedral, Jakarta Pusat

Selain sebagai tempat beribadah umat Katolik, Gereja Katedral juga berfungsi sebagai tempat wisata sejarah. Katedral diresmikan pada 28 April 1991 oleh Mgr. Julius Darmaatmadja. Koleksinya berupa sejarah para misionaris dari Belanda yang ditugaskan untuk menyebarkan agama Katolik beserta dengan deretan foto Kardinal dari waktu ke waktu. Museum ini berada di Jl. Katedral, Pasar Baru, Jakarta Pusat. Jika kamu ingin berkunjung, museum dibuka setiap hari Senin sampai Kamis dan Sabtu pada pukul 10.00 hingga 16.00 dan untuk hari Minggu dimulai pada pukul 12.00 hingga 16.00.

copyright @tokopedia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.