4 Kota Tua Sebagai Wisata Sejarah yang Masih Jarang Diketahui di Indonesia

oleh -45 views
4 Kota Tua Sebagai Wisata Sejarah yang Masih Jarang Diketahui di Indonesia

TRAVESIA.CO.ID – Sebagai negara bekas jajahan bangsa Eropa terutama Belanda, Indonesia punya banyak bangunan bergaya kolonial yang merupakan peninggalan sejarah. Banyak dari bangunan-bangunan tersebut yang masih berdiri hingga sekarang. Tak cuma menghiasi kota, banyak bangunan peninggalan Belanda yang malah menjadi destinasi wisata.

Salah satu cara untuk menikmati peninggalan bangsa Eropa tersebut adalah dengan mengunjungi kota tua. Di Indonesia, ada banyak kota tua yang bisa dikunjungi. Sebut saja Kota Tua Jakarta yang sudah dikenal wisatawan dan banyak dikunjungi. Namun, selain kota tua di Jakarta, daerah lain pun memiliki kota tua yang tak kalah menarik. Dirangkum dari berbagai sumber, yuk intip deretan kota tua yang bisa dikunjungi saat berwisata ini.

1. Kota Tua Palembang

Sebagai kota tertua di Indonesia, kawasan kota tua di Palembang merupakan salah satu yang tidak bisa dilewatkan. Belum lagi, Palembang sejak dulu dikenal sebagai kota yang kaya akan budaya. Nah, wilayah kota tua di Palembang sendiri berada di sekitar Benteng Kuto Besak dan wilayah Sekanak.

2. Kota Tua Ampenan

Lombok juga punya kawasan kota tua yang instagenic, yaitu Kota Tua Ampenan di Mataram, Lombok. Kota Tua Ampenan merupakan kota yang dibangun Belanda pada tahun 1924 sebagai kota pelabuhan. Kota ini juga masuk ke dalam daftar Jaringan Kota Pusaka Indonesia.

3. Kota Tua Surabaya

Surabaya juga punya kota tua yang cantik dan berwarna-warni. Bahkan, wisata di kota tua Surabaya ini sudah mengalami revitalisasi agar makin menarik wisatawan. Kota tua ini berlokasi di Jalan Panggung, Kecamatan Pabean Cantikan. Daerah ini dulunya merupakan kawasan pecinan, yang kini dipercantik sebagai tempat wisata sejarah.

4. Kota Tua Padang

Terakhir, ada kota tua Padang yang berada di Jalan Batang Arau. Di sini, banyak bangunan-bangunan kuno bergaya Belanda yang menjulang dan dulunya dipakai sebagai area perkantoran. Tidak heran, Padang dulu memang digunakan sebagai salah satu markas VOC. Hal ini dikarenakan letaknya yang berada di pesisir pantai barat Sumatra dan menghadap Samudra Hindia.

copyright @suara.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.