80 Penyair Antar Puisi untuk Tegal Mas Island Festival Puisi Internasional

oleh -234 views
Paus Sastra Lampung, Isbedy Stiawan ZS. (Foto: IST.)

TRAVESIA.CO.ID – Sebanyak 80 penyair dunia menyatakan hadir di pertemuan sastra Tegal Mas Island Festival Puisi Internasional yang digelar 24-26 Januari 2020 mendatang di Lampung.

Ketua Panitia Isbedy Stiawan ZS bersama sekretarisnya, Syaiful Irba Tanpaka menjelaskan, dari 80 penyair tersebut, lima di antaranya penyair India. Mereka adalah Shaji Haneef, Babitha, Lamiya Anjum, Lishan Siddra, Liyana Sahar.

“Saya dapat kabar dari Heri Mulyadi semalam, penyair India akan hadir. Itu hasil percakapan WA Heri dengan penyair dari India,” kata Isbedy, Senin (6/1/2020).

Dia menjelaskan, dari ASAS 50 Singapura juga akan hadir meramaikan acara ini, dengan menanggung penginapan dan lain-lain.

“Baru saja saya dapat kabar dari penyair Singapura Hartinah Ahmad, 5 penyair utusan ASAS 50 siap datang,” katanya lagi.

Isbedy mengungkapkan, festival sastra internasional pertama dalam sejarah kesenian di Lampung patut didukung bersama.

“Kita ingin bangun dunia kesenian, ingin mengenalkan objek wisata dan kuliner ke Mancanegara,” ujar dia.

Kegiatan ini ditaja Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, sebuah komunitas bersastra di Lampung.

Pihak Lamban mengajak bergandeng tangan dengan Tegal Mas Island bersama mewujudkan impian ini.

Para penyair yang sudah mengirim puisi, selain Indonesia adalah Timor Leste, Tasmania, Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura. “India dan Thailand menyusul,” katanya.

Syaiful Irba menambahkan, pembukaan yang dijadwalkan dihadiri Gubernur Lampung dan ditandai pembacaan puisi oleh Presiden Penyair Indonesia Sutardji Calzoum Bachri, penyair, juga ada sumbangan tari Sigeh Penguten dan pengalungan selendang tapis dari PKBM Pesona Pulau Tegal.

“Kami langsung dapat info dari ketua PKBM Pesona Pulau Tegal, ibu Uniroh Utami,” tambah Syaiful Irba Tanpaka.

Adapun para penyair yang sudah antar puisi, ialah:

Abdul Kadir Ibrahim
Abe Baretto Soares (Timor Leste)
Agusri Junaidi
Ahmad Faisal Imron
Ahmad Md Tahir
Ahmad Yulden Erwin
Anwar Putra Bayu
Azizah Zubaer
Bambang Irawan
Bambang Widiatmoko
Bara Pattyradja
Ben Walter (Tasmania)
Beno Siang Pamungkas
Binhad Nurrohmat
Bode Riswandi
Cameron Hindrum (Tasmania)
D. Kemalawati
Dadang Ari Murtono
Dedi Tarhedi
Djuhardi Basri
Emi Suy
Fahmi Wahid
Fakhrunnas MA Jabbar
Fatih Kudus Jaelani
Fatih Muftih
Gol A Gong
Gunawan Pharrikesit
Haini Karno (Sabah, Malaysia)
Hartinah Ahmad (Singapura)
Heri Mulyadi
Hermawan
Husnizar Hood
Irawan Sandhya Wiraatmaja
Isbedy Stiawan ZS
Iswadi Pratama
Indrawati Sugiatiningsih
Jasni Matlani (Kinabalu, Malaysia)
Jauza Imani
Kathirina Susanna Tati (Sabah, Malaysia)
Kunni Masrohanti
Lukman A Sya
M. Afik Naufal
M. Anton Sulistyo
Mahwi Air Tawar
Malim Ghozali PK (Darulridzwan, Malaysia)
Marhalim Zaini
Marta La Batin
Mintarsih Mimin
Mohd Rosli Bakir (Johor, Malaysia)
Mohamad Saleeh Rahamad (PENA, Malaysia)
Muhammad Alfariezie
Muhamad de Putra
Muhammad Ibrahim Ilyas
Nanang R Supriyatin
Nizwar
Nezar Patria
Pranita Dewi
Putu Fajar Arcana
Rahmat Sudirman
Ratna Ayu Budhiarti
Rida K Liamsi
Rini Intama
Salman Yoga
Siti Salmah
Samsuddin Said (Singapura)
Shamsudin Othman (Malaysia)
Sheikh Mansoor bin Sheikh Mohammad (Brunnei Darussalam)
Syaiful Irba Tanpaka
Syarifuddin Arifin
Suyadi San
Sutardji Calzoum Bachri
Tarmizi Rumahitam
Taufik Ikram Jamil
Titin Ulpianti
Toto St Radik
Toton Dai Permana
Warih Wisatsana
Wayan Jengki Sunarta.

(rel/han/travesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.