102 Penyair Aceh Siap Menulis Puisi di Buku Antologi ‘Jembatan Rindu’

oleh -274 views
Tugu Peringatan Tsunami Aceh, di Banda Aceh. (Foto: Aceh Tourism)

TRAVESIA.CO.ID – Sebanyak 102 Penyair Aceh baik yang berdomisili di Aceh maupun berkarya di luar Aceh menyatakan siap mengantar puisi untuk Buku Antologi Puisi Penyair Aceh bertajuk ‘Jembatan Rindu’.

‘Rindu’ menjadi jembatan silaturahim penyair-penyair Aceh, dan penyelenggara Lembaga Sastra Indonesia (eLSA) Aceh bekerja sama dengan Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang berharap buku itu menjadi pemantik lahirnya buku-buku lain yang ditulis bersama Penyair Aceh.

Penasihat Komunitas Seni Kuflet Padangpanjang, Dr. Sulaiman Juned, S.Sn., M.Sn., mengatakan, sampai saat ini sudah 102 penyair Aceh yang menyatakan siap menulis puisi untuk buku itu. Sebagian dari mereka juga telah mengirim puisi ke email panitia.

“Kami berharap jumlah penyair Aceh yang ikut berpartisipasi semakin banyak lagi,” kata Sulaiman Juned, Penyair asal Aceh yang juga Dosen Teater ISI Padangpanjang, Rabu (8/1/2020).

Dia mengatakan, persyaratan penerbitan buku itu, masing-masing penyair mengirimkan lima puisi, judul puisi bebas, dan naskah dikirim ke email panitia paling lambat 29 Februari 2020.

“Puisi dikirim ke email [email protected] atau ke [email protected],” ujar Sulaiman Juned.

Di samping itu, penyair turut melampirkan biodata dalam bentuk narasi maksimal 10 baris dan foto diri. Penyair yang puisinya diterbitkan tidak dipungut biaya apa pun, dan akan mendapatkan dua eksemplar buku.

“Buku ini rencananya terbit dan diluncurkan pada Maret 2020 mendatang,” katanya.

Sementara naskah puisi akan dikuratori oleh Penyair Hasbi Burman, Sulaiman Juned, dan Mahdi Idris.

Berikut penyair-penyair Aceh di berbagai kota di Indonesia yang siap menyukseskan penerbitan buku Antologi Penyair Aceh bertajuk ‘Jembatan Rindu’.

1. Nurdin F. Joes
2. Syaiful Hadi Jl
3. Din Saja
4. Mustafa Ismail
5. D. Kemalawati
6. Mustiar Ar
7. Putra Gara
8. Putra Zulfirman
9. Herman RN
10. Muhrain
11. Muklis Puna
12. Muhammad Subhan
13. Bussairi Ende
14. Hamdani Mulya
15. Win Ansar
16. Soeryadarma Isman
17. Zab Bransah
18. Zulfikar
19. Salman Yoga S
20. Fikar W. Eda
21. Nazar Shah Alam
22. Himmah Tirmikoara
23. Budi Arianto
24. Mahdi Idris
25. Sulaiman Juned
26. Hasbi Burman
27. Rasyidin Wig Maroe
28. Syarifuddin Aliza
30. Sulaiman Tripa
31. Ayi Jufridar
32. Mukhlis Win Aryoga
33. Nurdin Supi
34. Nuriza Auliatami
35. Jemmy Saifandi
36. Novianti MR
37. LK Ara
38. Masriadi Sambo
39. Ameer Hamzah
40. Sujiman Musa
41. Win Gemade
42. Vera Hastuti
43. Ibrahim Sembiring Meliala
44. Ali Hamzah
45. Zuliana Ibrahim
46. Awaluddin Ishak
47. Mohd. Harun al Rasyid
48. Fuad Mardhatillah
49. Nasrullah Thaleb
50. A. Rafat Nur
51. Zulfahri
52. Abduh Awab
53. M. Khatami
54. J. Kamal Farza
55. Tabrani Yunis
56. Iwan Bahagia
57. Chairiyan Ramli
58. Abzari Jafar
59. Agusni AH
60. Agam Fawirsa
61. Syukri Isa Bluka Teubai
62. Sadri Ondang Jaya
63. Joel Pase
64. Nazaruddin (Nazar Debus)
65. Medri Oesnoe
66. Isnu Kembara
67. Maruza al-Rasyid
68. Asmira Dhieni
69. Munira
70. Yul Fiza
71. Nailatul Muna
72. Sabariah Munthe
73. Farizal Sikumbang
74. Suyadi San
75. Yaumil Fauzi
76. Hamdani Chamsyah
77. Saiful Bahri
78. Ody Nugraha
79. Syarifuddin S. Malem
80. Yanimar W. Yusuf
81. Rusli Djuned
82. Cut Novianita Hayatun Nufus
83. Surya Hardi
84. Haya Nufus
85. Rohana
86. Cut Anda
87. Cut Putri Dinata
88. Puteri Indah Najela
89. Pimen D Aryjona
100. Dra. Linafajri
101. Maradona Sihombing
102. Sultan Musa

(han/travesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.